SMA Negeri 1 Putri Betung Laksanakan Program Rehabilitasi Swakelola Senilai Rp 1,17 Miliar

KUPAS TUNTAS POST

- Redaktur

Kamis, 25 September 2025 - 09:06 WIB

40312 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta SGL- Direktorat Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, meluncurkan program rehabilitasi komprehensif di SMA Negeri 1 Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Program senilai Rp 1.170.439.000 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di daerah terdepan Indonesia.
Program rehabilitasi ini dilaksanakan dengan mekanisme swakelola yang dipercayakan kepada P2SP (Penyedia Pekerjaan Swakelola Pemerintah) SMA Negeri 1 Putri Betung. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan transparansi pengelolaan dana dan kesesuaian hasil pekerjaan dengan kebutuhan spesifik sekolah.
“Mekanisme swakelola memberikan kontrol langsung kepada sekolah dalam menentukan prioritas rehabilitasi sesuai kebutuhan pembelajaran siswa,” ungkap Direktur Sekolah Menengah Atas, Kemendikdasmen.
Program rehabilitasi yang dimulai 11 Agustus 2025 dengan target penyelesaian 120 hari kalender ini mencakup enam komponen utama:
Rehabilitasi ruang kelas untuk meningkatkan kenyamanan belajar,
Rehabilitasi laboratorium komputer dengan standar teknologi terkini,
Rehabilitasi laboratorium IPA untuk mendukung pembelajaran sains,
-/Rehabilitasi ruang administrasi untuk efisiensi tata kelola sekolah.
Pembangunan Fasilitas Baru terdiri dari,
Pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk layanan kesehatan siswa,
Pembangunan toilet baru (2 ruang) untuk meningkatkan sanitasi sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Putri Betung menyampaikan apresiasi atas program ini. “Rehabilitasi ini sangat kami nantikan karena akan meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi 450 siswa kami,” ujarnya.
Kabupaten Gayo Lues, sebagai salah satu daerah terdepan di Aceh, memiliki tantangan khusus dalam pengembangan infrastruktur pendidikan. Program ini diharapkan menjadi katalis peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Sesuai dengan prinsip good governance, seluruh informasi proyek dipublikasikan secara terbuka melalui papan informasi yang dipasang di area sekolah. Informasi tersebut meliputi detail pekerjaan, nilai kontrak, sumber dana APBN, timeline pelaksanaan, dan pelaksana proyek.
“Transparansi adalah kunci keberhasilan program swakelola. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana dana publik digunakan untuk kemajuan pendidikan,” tegas perwakilan Direktorat SMA.
Tim monitoring dari Direktorat Sekolah Menengah Atas melakukan supervisi berkala untuk memastikan kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu penyelesaian. Sistem pelaporan progres mingguan telah ditetapkan untuk menjamin akuntabilitas pelaksanaan.
Pihak sekolah juga melibatkan komite sekolah dan masyarakat dalam pengawasan untuk memastikan hasil rehabilitasi sesuai dengan kebutuhan dan standar kualitas yang ditetapkan.
Keberhasilan program rehabilitasi swakelola di SMA Negeri 1 Putri Betung diharapkan dapat menjadi model untuk sekolah-sekolah lain di Indonesia, khususnya di daerah terpencil dan terdepan.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan model swakelola yang efektif, transparan, dan sesuai kebutuhan sekolah,” tambah Direktur SMA Kemendikdasmen.
Program rehabilitasi ditargetkan selesai pada Desember 2025. Setelah selesai, fasilitas pembelajaran yang diperbaharui diharapkan dapat:
– Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar
– Mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan sains
– Menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman
– Memperkuat daya saing pendidikan di Kabupaten Gayo Lues .
Yang menjadi narasumber
– Direktur Sekolah Menengah Atas, Kemendikdasmen
– Kepala SMA Negeri 1 Putri Betung
– Koordinator Program Rehabilitasi Swakelola
Tentang Direktorat Sekolah Menengah Atas:
Direktorat Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bertanggung jawab dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan menengah atas di Indonesia melalui berbagai program strategis termasuk rehabilitasi infrastruktur sekolah.SMA Negeri 1 Putri Betung Laksanakan Program Rehabilitasi Swakelola Senilai Rp 1,17 Miliar
Jakarta SGL- Direktorat Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, meluncurkan program rehabilitasi komprehensif di SMA Negeri 1 Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Program senilai Rp 1.170.439.000 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di daerah terdepan Indonesia.
Program rehabilitasi ini dilaksanakan dengan mekanisme swakelola yang dipercayakan kepada P2SP (Penyedia Pekerjaan Swakelola Pemerintah) SMA Negeri 1 Putri Betung. Pendekatan ini dipilih untuk memastikan transparansi pengelolaan dana dan kesesuaian hasil pekerjaan dengan kebutuhan spesifik sekolah.
“Mekanisme swakelola memberikan kontrol langsung kepada sekolah dalam menentukan prioritas rehabilitasi sesuai kebutuhan pembelajaran siswa,” ungkap Direktur Sekolah Menengah Atas, Kemendikdasmen.
Program rehabilitasi yang dimulai 11 Agustus 2025 dengan target penyelesaian 120 hari kalender ini mencakup enam komponen utama:
Rehabilitasi ruang kelas untuk meningkatkan kenyamanan belajar,
Rehabilitasi laboratorium komputer dengan standar teknologi terkini,
Rehabilitasi laboratorium IPA untuk mendukung pembelajaran sains,
-/Rehabilitasi ruang administrasi untuk efisiensi tata kelola sekolah.
Pembangunan Fasilitas Baru terdiri dari,
Pembangunan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk layanan kesehatan siswa,
Pembangunan toilet baru (2 ruang) untuk meningkatkan sanitasi sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Putri Betung menyampaikan apresiasi atas program ini. “Rehabilitasi ini sangat kami nantikan karena akan meningkatkan kualitas pembelajaran dan memberikan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi 450 siswa kami,” ujarnya.
Kabupaten Gayo Lues, sebagai salah satu daerah terdepan di Aceh, memiliki tantangan khusus dalam pengembangan infrastruktur pendidikan. Program ini diharapkan menjadi katalis peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Sesuai dengan prinsip good governance, seluruh informasi proyek dipublikasikan secara terbuka melalui papan informasi yang dipasang di area sekolah. Informasi tersebut meliputi detail pekerjaan, nilai kontrak, sumber dana APBN, timeline pelaksanaan, dan pelaksana proyek.
“Transparansi adalah kunci keberhasilan program swakelola. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana dana publik digunakan untuk kemajuan pendidikan,” tegas perwakilan Direktorat SMA.
Tim monitoring dari Direktorat Sekolah Menengah Atas melakukan supervisi berkala untuk memastikan kualitas pekerjaan dan ketepatan waktu penyelesaian. Sistem pelaporan progres mingguan telah ditetapkan untuk menjamin akuntabilitas pelaksanaan.
Pihak sekolah juga melibatkan komite sekolah dan masyarakat dalam pengawasan untuk memastikan hasil rehabilitasi sesuai dengan kebutuhan dan standar kualitas yang ditetapkan.
Keberhasilan program rehabilitasi swakelola di SMA Negeri 1 Putri Betung diharapkan dapat menjadi model untuk sekolah-sekolah lain di Indonesia, khususnya di daerah terpencil dan terdepan.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan model swakelola yang efektif, transparan, dan sesuai kebutuhan sekolah,” tambah Direktur SMA Kemendikdasmen.
Program rehabilitasi ditargetkan selesai pada Desember 2025. Setelah selesai, fasilitas pembelajaran yang diperbaharui diharapkan dapat:
– Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar
– Mendukung pembelajaran berbasis teknologi dan sains
– Menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman
– Memperkuat daya saing pendidikan di Kabupaten Gayo Lues .
Yang menjadi narasumber
– Direktur Sekolah Menengah Atas, Kemendikdasmen
– Kepala SMA Negeri 1 Putri Betung
– Koordinator Program Rehabilitasi Swakelola
Tentang Direktorat Sekolah Menengah Atas:
Direktorat Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, bertanggung jawab dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan menengah atas di Indonesia melalui berbagai program strategis termasuk rehabilitasi infrastruktur sekolah.

Berita Terkait

Waspada Penunggang Gelap! Lewat Kasus Aktivis KontraS, Framing Kepada Panglima TNI
Polda Metro Jaya Vs Faisal Amsir, Ujian Nyata Nyali Polisi Tangkap Burnonan Pelecehan Perempuan
Ojol Diperas, Korporasi Berpesta: Ranny Fahd A Rafiq Desak Audit Algoritma Sebelum Indonesia Emas Berubah Jadi Arang
PW GPA DKI Jakarta Ingatkan KPF Profesional dan Tak Bangun Opini Negatif ke TNI
Making History, Bapas Palangka Raya Sabet Predikat WBK
Ketum Kabomania Menghimbau untuk Tidak Ikut Ajakan Aksi Anarkis yang Tidak Bertanggung Jawab
BRI KC Jakarta Tanjung Duren Gelar Kegiatan Jum’at Barokah
Kemenko Polkam Pimpin Rakor Lintas Sektor, Jaga Keamanan Fisik dan Siber Natura 2025

Berita Terkait

Minggu, 5 Oktober 2025 - 03:29 WIB

Sat Narkoba Polres Simalungun Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Peredaran Narkotika

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:15 WIB

Sat Narkoba Polres Simalungun Amankan Pria, Sabu Puluhan Gram Siap Edar Disita

Berita Terbaru