Ratusan Tenaga Honorer Non-Database Gayo Lues Tuntut Kepastian Status pada Audiensi dengan DPRK dan Pemda

KUPAS TUNTAS POST

- Redaktur

Rabu, 24 September 2025 - 21:50 WIB

40427 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Ratusan tenaga honorer non-database di Kabupaten Gayo Lues mengadukan nasib mereka dalam audiensi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) dan jajaran Pemerintah Daerah (Pemda), Senin (22/9/2025). Mereka menuntut kejelasan status kepegawaian yang hingga kini belum diakui secara resmi dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Audiensi yang berlangsung di Gedung DPRK Gayo Lues itu dihadiri oleh perwakilan tenaga honorer dari berbagai instansi, termasuk sekolah, puskesmas, dan instansi teknis lainnya. Kehadiran mereka menjadi sorotan seiring meningkatnya perhatian terhadap nasib tenaga kerja non-ASN di berbagai daerah menjelang penataan ulang status kepegawaian secara nasional.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, Amrin, menyampaikan bahwa pemerintah daerah menanggapi serius aspirasi yang disampaikan. Ia meminta agar para tenaga honorer segera menyusun dan menyerahkan draft permohonan resmi yang memuat data lengkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan upayakan secepatnya. Namun permohonan saudara juga harus dilengkapi — siapa saja rekan yang belum terdaftar di BKN, masa kerja, serta instansinya, sehingga Pemda dapat melakukan analisis dan kajian lebih mendalam,” ujar Amrin dalam tanggapannya.

Dari sisi legislatif, Ketua DPRK Gayo Lues Ali Husin menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan nasib para tenaga honorer non-database. Ia menyebut bahwa DPRK akan segera melakukan pembahasan bersama Pemda dan akan meneruskan aspirasi tersebut ke tingkat kementerian.

“Kami akan kawal tuntutan ini sampai ke pusat. Namun kami berharap dalam waktu satu minggu ke depan, seluruh tenaga honorer yang merasa belum terdata agar melengkapi data secara rinci untuk kami teruskan,” tegas Ali Husin.

Dukungan dari DPRK dan Pemda diharapkan menjadi angin segar bagi ribuan tenaga honorer non-database di Gayo Lues yang selama ini bekerja tanpa kepastian status dan perlindungan yang memadai. Sebagian dari mereka bahkan telah mengabdi lebih dari lima tahun tanpa terintegrasi dalam sistem kepegawaian nasional.

Pemerintah pusat sebelumnya telah mengeluarkan arahan terkait penyelesaian tenaga non-ASN secara bertahap, namun belum semua daerah merampungkan pendataan secara utuh. Kabupaten Gayo Lues menjadi salah satu yang kini terus mendorong agar tenaga kerja non-database juga diperhitungkan dalam skema penataan administrasi kepegawaian.

Audiensi ini diakhiri dengan kesepakatan untuk segera membentuk tim verifikasi dan pendataan, serta membuka ruang komunikasi untuk percepatan penyusunan dokumen pendukung yang dibutuhkan. (*)

Berita Terkait

Janggal, Surat Bukti Baru Diterbitkan Setelah Laporan dalam Sidang Pembuktian Rabusin Ariga Lingga
Jelang Idul Fitri, Polres Gayo Lues Perketat Pengawasan dan Siap Tindak Tegas Penimbunan BBM Subsidi
Polres Gayo Lues, Brimob dan Purnawirawan Polri Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan
Darah dan Keringat Ojol Jadi Tumbal Algoritma, Ketika Keadilan Hanya Milik Mereka yang Berdasi, Ini Kata Ranny Fahd A Rafiq
Brimob Aceh, Adalah Sahabat Anak, Peduli Terhadap Dunia Pendidikan
Setelah Dilakukan Olah TKP dan Visum, Polisi Tegaskan Kematian Lansia di Gayo Lues Bersifat Nonkriminal
Pengambilan Galian C Ilegal PT Pelita Nusa di Gayo Lues Diduga Kebal Hukum
Tahun Anggaran 2025 Berakhir, Proyek PUPR Gayo Lues Tetap Berjalan, Diduga Langgar Aturan Keuangan Negara

Berita Terkait

Minggu, 5 Oktober 2025 - 03:29 WIB

Sat Narkoba Polres Simalungun Ajak Masyarakat Aktif Laporkan Peredaran Narkotika

Kamis, 2 Oktober 2025 - 23:15 WIB

Sat Narkoba Polres Simalungun Amankan Pria, Sabu Puluhan Gram Siap Edar Disita

Berita Terbaru